Sekilas MEngenai Alat Kontrasepsi Implant
| Implant (Jadena) Kontrasepsi untuk wanita (Contraseptive for womens) |  |
| |
-
Dua kapsul tipis, fleksibel berisi levonorgestrel (LNG) yang disisipkan di bawah kulit lengan atas seorang wanita
-
Efektif 5 tahun untuk Norplant, 3 tahun untuk Jadena, Indoplant, atau Implanon
-
Nyaman
-
Dapat dipakai oleh semua Ibu dalam usia reproduksi
-
Pemasangan dan pencabutan oleh bidan/dokter terlatih
-
Kesuburan segera kembali setelah implan dicabut
-
Efek samping utama berupa perdarahan tidak teratur, perdarahan bercak dan amenora
-
Aman dipakai pada masa laktasi
|
| |
| Efektifitas |
- Lendir serviks menjadi kental
- Menggangu proses pembentukan endometrium sehingga sulit terjadi implantasi
- Mengurangi transportasi sperma
- Menekan ovulasi
|
| Sangat efektif (kegagalan 0,2 – 1 kehamilan per 100 perempuan) |
| Keuntungan Kontrasepsi |
| Keuntungan Nonkontrasepsi |
- Daya guna tinggi
- Perlindungan jangka panjang (3 tahun untuk Jadena)
- Pengembalian tingkat kesuburan yang cepat setelah pencabutan
- Tidak memerlukan pemeriksaan dalam
- Bebas dari pengaruh estrogen
- Tidak menggangu kegiatan senggama
- Tidak menggangu ASI
- Klien hanya perlu kembali ke klinik bila ada keluhan
- Dapat dicabut setiap saat sesuai dengan kebutuhan
|
| - Mengurangi nyeri haid
- Mengurangi jumlah darah haid
- Mengurangi/memperbaiki anemia
- Melindungi terjadinya kanker endometrium
- Menurunkan angka kejadian kelainan jinak payudara
- Melindungi diri dari beberapa penyebab penyakit radang panggul
- Menurunkan angka kejadian endometriosis
|
| |
| Pada kebanyakan klien dapat menyebabkan pola haid berupa perdarahan bercak (spotting), hipermenorea, atau meningkatnya jumlah darah haid, serta amenorea. Timbulnya keluhan-keluhan seperti : - Nyeri kepala, peningkatan/penurunan berat badan, nyeri payudara, mual-mual
- Pening/pusing kepala, perubahan perasaan (mood) atau kegelisahan
- Membutuhkan tindakan pembedahan minor untuk insersi dan pencabutan
- Tidak memberikan efek protektif terhadap infeksi menular seksual termasuk AIDS
- Klien tidak menghentikan sendiri pemakaian kontrasepsi ini sesuai dengan keinginan, akan tetapi harus pergi ke klinik untuk pencabutan
- Efektifitasnya menurun bila menggunakan obat-obat tuberkulosis atau obat epilepsi
- Terjadinya kehamilan ektopik sedikit lebih tinggi (1,3 per 100.000 wanita pertahun)
|
| Yang Boleh Menggunakan Implan |
| Yang Tidak Boleh Menggunakan Implan |
- Wanita dalam usia reproduksi
- Telah atau belum memiliki anak
- Menginginkan kontrasepsi jangka panjang (3 tahun untuk Jadena)
- Menyusui dan membutuhkan kontrasepsi
- Pascapersalinan dan tidak menyusui
- Pascakeguguran
- Tidak menginginkan anak lagi, tetapi menolak kontrasepsi mantap
- Riwayat kehamilan ektopik
- Tekanan darah <180/110 mmHg, dengan masalah pembekuan darah, atau amenia bulan sabit (sickle cell)
- Tidak boleh menggunakan kontrasepsi hormonal yang mengandung estrogen
- Sering lupa menggunakan pil
|
| - Hamil atau diduga hamil
- Perdarahan pervaginan yang belum diketahui penyebabnya
- Benjolan/kanker payudara atau riwayat kanker payudara
- Tidak dapat menerima perubahan pola haid yang terjadi
- Miom uterus dan kanker payudara
- Ganguan toleransi glukosa
|
Peringatan khusus bagi Pengguna Implan |
- Terjadinya keterlambatan haid yang sebelumnya teratur, kemungkinan telah terjadi kehamilan
- Nyeri perut bagian bawah yang hebat, kemungkinan terjadi kehamilan ektopik
- Terjadi perdarahan banyak dan lama
- Adanya nanah atau perdarahan pada bekas insersi (pemasangan)
- Ekspulsi batang implan
- Sakit kepala migran, sakit kepala berulang yang berta, atau penglihatan menjadi kabur
Segera hubungi dokter atau kinik bila Anda mendapatkan gejala-ge |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar